www.PustakaSalma.com
www.pustakasalma.com -- SMS/Call/ WA: 082244567788

Lebih Dekat Dengan Zamzam


28 Januari 2020

Lebih Dekat Dengan Zamzam
(Air Terbaik Yang Ada di Muka Bumi)

Zamzam bukan air sembarangan. Ia air warisan Nabi Ibrahim as. Zamzam adalah air yang takkan pernah surut, takkan pernah habis, dan penuh berkah. Hal ini sesuai dengan yang tertulis dalam hadits, Zamzam adalah air terbaik yang ada di muka bumi.

Kemunculan air Zamzam, atas izin Allah swt. tidak terlepas dari peran Siti Hajar yang kebingungan mencari air untuk dirinya dan anaknya Ismail yang tengah kehausan serta malaikat Jibril as. yang menggali mata air zamzam dengan tumitnya, atau (dalam riwayat lain) dengan kedua sayapnya, seperti yang tertulis dalam hadits Ali ra. yang diriwayatkan ath-Thabari dengan isnad yang hasan.

Seketika air terpancar, ibunda Ismail pun terheran-heran. Ia pun bergegas mengumpulkannya dengan membuatnya menjadi seperti ceruk dan menciduk air tersebut dan memasukkannya ke dalam kantung air minumnya. Setelah itu, sumber tersebut tidak pernah berhenti memancarkan air.

Kondisi Siti Hajar tetap demikian adanya hingga kedatangan orang-orang Jurhum dari Bani Qahthan melalui jalur Kada. Mereka tinggal di bagian bawah Mekah. Ketika mereka mengetahui tentang sumber air Zamzam, mereka pun meminta izin kepada Siti Hajar untuk dapat memanfaatkan air tersebut bersama mereka. Siti Hajar pun mengizinkan mereka. Sejak saat itu, Mekah mulai ramai, dihuni oleh satu kabilah dari Yaman yang bernama Jurhum.

Namun, pasca periode Nabi Ismail as. kabilah Jurhum tidak lagi menghargai tanah haram, menyepelekan kemuliaan baitullah, menggelapkan kas Ka’bah, dan melakukan dosa-dosa besar. Hingga akhirnya air zamzam menjadi kering dan habis. Lokasinya lama-kelamaan semakin terkikis, tergerus oleh banjir, sampai akhirnya tidak dikenali lagi.

Keadaan tersebut bertahan cukup lama hingga sebelum kelahiran Nabi Muhammad saw. kemunculan kembali zamzam tidak terlepas dari peran Abdul Muthallib melalui mimpi yang diperlihatkan Allah swt.

Di dalam mimpi tersebut, Abdul Muthallib diperintahkan untuk menggali zamzam kembali, setelah sebelumnya diberikan tanda-tanda yang jelas oleh Allah tentang lokasi zamzam dan ia pun melaksanakan perintah menggali sumur zamzam tersebut.

Maka, ada tiga periode yang mengiringi kemunculan sumur zamzam. Periode pertama, awal mula munculnya zamzam, pada zaman Nabi Ibrahim as., periode kedua merupakan Periode Kaum Jurhum yang membuat sumur zamzam terkubur, dan yang terakhir merupakan Periode Abdul Muthallib, yakni periode penggalian kembali sumur zamzam setelah sebelumnya sempat terkubur.