Engkau T'lah Mengajarkanku Cinta


Jumlah

Ketersediaan : Tersedia

Rp 51.000

Beli

Engkau T'lah Mengajarkanku Cinta
Mengenang Habib Munzir al-Musawa Pendiri Majelis Rasulullah saw

Sejak awal merintis dakwah, Habib Munzir mengajar dari rumah ke rumah di wilayah Jakarta. Beliau 'membangun' majelis kecil-kecilan anpa tempat. Berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah & akhirnya sebuah masjid di Pancoran 'membuka pintunya' untuk majelisnya. Dari situlah terbentuklah Majelis Rasulullah saw. Sesuatu yang dikerjakan serius & telaten, akhirnya membuahkan hasil & lambat laun jama'ah beliau semakin banyak.

Habib Munzir mencoba membuka 'pintu' dakwah agar berbagai kalangan dapat 'ikut masuk', khususnya para pemuda. Dalam berdakwah beliau mencoba memberi jalan tengah & persamaan. Seakan beliau 'menyuguhkan' jangkar kepada pemuda-pemuda Ibukota yang terombang-ambing ditengah derasnya arus perubahan Ibukota.

Melalui solidaritas yang dipupuk dalam wadah majelis, pemuda Ibukota yang sebelumnya bingung kemana akan 'melangkah', akhirnya mendapatkan pemaknaan. Banyak pengikut Habib Munzir bukan berasal dari background yang bukan taat beragama, namun beliau dengan sabar & ulet dalam mendidik mereka, yang akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Dalam sekejap, para pemuda itu menjadi pembela setia Baginda Nabi Muhammad saw.

Habib Munzir mengajarkan kita bahwa mengikuti Baginda Nabi Muhammad saw tidak berarti kita harus bersikap keras. Justru dengan lemah lembut, santun, & dengan budi pekerti yang luhur, kita akan menjadi 'duta-duta' Baginda Nabi Muhammad saw untuk ummat manusia.

Keterangan;
Cover : Soft Cover
Jenis Kertas : HVS 70 Gram
Penyusun : Sayyid Abdullah Ba'alawi
Tebal : xii + 290 Halaman
Ukuran : 15 x 21 cm