Dimanakah Allah?


Jumlah

Ketersediaan : Tersedia

Rp 55.000

Beli

Dimanakah Allah? 
Bunga Rampai Dialog Iman-Ihsan

Setiap orang wajib mengetahui Tuhannya. Mengenai sejauh mana dia mengetahui, dan dengan cara apa dia mencapai pengetahuan itu, hal itu masih terdapat tahapan-tahapan tertentu.

Menurut Imam al-Ghazali, tingkat iman itu ada tiga: Imannya orang awam, imannya al-mutakallimin (teolog), dan imannya al-arifin (orang-orang yang makrifat). Imannya orang awam adalah iman taklid, mereka beriman karena terpengaruh oleh kepercayaan yang tertanam di lingkungan sosialnya, atau karena mengikuti tokoh- tokoh yang ia yakini kepastiannya. Sedangkan imannya al-mutakallimin adalah kepercayaan yang disertai dalil nalar. Ibarat orang yang mendengar suara Fulan di dalam sebuah rumah, lalu ia berkesimpulan dan meyakini Fulan ada di dalam rumah itu.

Dan yang paling tinggi adalah imannya al-arifin, yaitu iman yang musyahadah bi-nuril yaqin (menyaksikan melalui cahaya keyakinan). Ibaratnya, ia tidak hanya mendengar suara Fulan dari balik tembok, tapi ia masuk ke dalam rumah itu dan melihatnya secara langsung. Yang terakhir inilah yang disebut ihsan, atau keyakinan yang disertai dengan tahap-tahap musyahadah.

Dalam buku ini, KH. A. Nawawi Abd. Djalil menjawab berbagai pertanyaan akidah dari umat muslim dalam dua pola iman itu. Umumnya, pertanyaan itu mengarah pada ilmu kalam atau teologi yang menggunakan pola nalar. Tapi, ada sebagian yang mengarah pada tasawuf, atau iman dengan pola dzauq (perasaan), yang merupakan pengantar utama menuju iman musyahadah.

Keterangan;
Cover : Hard Cover
Jenis Kertas ; HVS 70 Gram
Penulis : KH. A. Nawawi Abd. Djalil
Tebal : 232 Halaman